Loading...
File

Analog

Sebagai manusia, kita memandang dunia dalam analog. Segala sesuatu yang kita lihat dan dengar adalah transmisi terus menerus informasi kepada indera kita. Aliran berkelanjutan ini adalah apa yang didefinisikan sebagai data analog. Informasi digital, di sisi lain, memperkirakan data analog hanya menggunakan satu dan nol.

Sebagai contoh, sebuah pemutar piringan hitam adalah perangkat analog, sementara CD player digital. Hal ini karena meja putar membaca benjolan dan alur dari piringan hitam sebagai sinyal kontinyu, sementara CD player hanya membaca serangkaian satu dan nol. Demikian juga, VCR adalah perangkat analog, sementara DVD player digital. Sebuah VCR membaca audio dan video dari tape sebagai aliran kontinu informasi, sementara DVD player hanya membaca satu dan nol dari disk.

Karena perangkat digital hanya membaca satu dan nol, mereka hanya bisa mendekati sinyal audio atau video. Ini berarti data analog sebenarnya lebih akurat daripada data digital. Namun, data digital dapat dapat dimanipulasi lebih mudah dan diawetkan lebih baik dari data analog. Lebih penting lagi, komputer hanya dapat menangani data digital, yang mengapa kebanyakan informasi saat ini disimpan secara digital.

Tetapi jika Anda ingin mentransfer video dari kaset analog lama ke komputer sehingga dapat mengedit mereka, Anda tidak perlu khawatir. Anda dapat menggunakan digital to analog converter (DAC) untuk mengkonversi informasi analog menjadi sinyal digital yang dapat dikenali oleh komputer Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *